Sungai salak,Kota-Nya Kecamatan Tempuling
Intempuling-Sungai salak merupakan salah satu dari tiga kelurahan yang menjadi bagian dari Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Indonesia.Dengan luas 85km², jumlah penduduk 8447 jiwa, dan 99jiwa/km² kepadatan. Sungai salak menjadi induk kelurahan bagi Kecamatan Tempuling.
Kelurahan ini mempunyai batas wilayah yang disebelah utara berbatas dengan Desa Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka. Sebelah selatan berbatas dengan Kelurahan Tanjung Pidada dan dipisahkan oleh Sungai Indragiri Hilir. Sebelah barat berbatas dengan Kelurahan Pangkalan Tujuh. Sebelah Timur berbatas dengan Kelurahan Tempuling.
Sejarah Kelurahan Sungai Salak berasal dari Kenegerian Sungai Salak yang dibentuk dari awal kemerdekaan Republik Indonesia dengan wilayah meliputi Sungai salak, Teluk Jira, dan Tempuling. Kenegerian Sungai Salak disahkan menjadi kelurahan Sungai Salak, dengan keluarnya perdaKabupaten Indragiri Hilir dan dipertegas dengan dikeluarkannya Surat Keputusan(SK) Gubernur Riau pada tahun 1981, sehingga sejak dikeluarkannya SK gubernur tersebut, maka Kenegerian Sungai Salak berubah menjadi Kelurahan Sungai Salak, dan sejak dibentuk sampai dengan saat ini kelurahan Sungai Salak merupakan ibukota Kecamatan Tempuling.
Sebagai ibukota Kecamatan, Sungai Salak sangat memperlihatkan eksistensinya. Terlihat dari padatnya jalan provinsi yang gemerlap dengan lampu-lampu pedagang. Hampir setiap sudut desa ini tak ada yang sepi.Dilengkapi fasilitas yang hampir lengkap. Seperti fasilitas pendidikan yang tersedia lengkap dari sekolah dasar sampai SLTA. Sungai Salak juga punya fasilitas transportasi udara. Walaupun sudah lama tidak aktif berfungsi, namun fasilitas ini masih baik dan digunakan sesekali. Bahkan kadang ada penerbangan rutin satu kali seminggu.Serta fasilitas beribadah.
Fasilitas perkantoran pun pasti akan ditemui. Seperti kantor kelurahan, kantor kecamatan, kantor polisi. Fasilitas ekonomi seperpasar, minimarket, ataupun market place terkenal. Juga fasilitas internet yang tak terbatas.
Jika menyusuri jalan raya, sepanjang kelurahan ini sangat ramai. Saat pagi ramai karna pusat kesibukan sekolah dan perkantoran. Saat sore, desa ini disibukkan dengan aktivitas dasar. Dan saat malam, akan semakin ramai karna pedagang kaki lima mau pedagang rumahan ditiap sisi jalannya.


Komentar
Posting Komentar